SURABAYA — Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian jemaah haji dan umrah, Program Studi Magister Manajemen Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk Speak to Inspire pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan Dr. Ir. Amir Tengku Ramly, M.Si. (Kaprodi Magister Manajemen UIKA Bogor sekaligus Penemu Tree HR Framework) sebagai pemateri pada Sesi 1 (Tree HR Personality: Mengenal Diri sebagai Pelayan Jemaah) dan Sesi 3 (Tree HR Personality: Membaca Profil & Memetakan Tim Pelayanan). Beliau memaparkan secara komprehensif mulai dari konsep pemetaan karakter berbasis nilai hingga integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam membentuk tim pelayanan jemaah yang solid dan berempati.
Sesi Pertama: Membangun Fondasi dari “Akar Nilai” oleh Dr. Amir Tengku Ramly
Pada Sesi 1 dengan topik “Tree HR Personality: Mengenal Diri sebagai Pelayan Jemaah”, Dr. Amir Tengku Ramly menekankan bahwa pelayanan terbaik tidak hanya lahir dari sistem administrasi yang rapi, melainkan dari fondasi nilai dasar yang kuat (Root).
Filosofi Tree HR Framework yang diilhami dari Al-Qur’an Surat Ibrahim ayat 24–25 menggambarkan manusia seperti pohon:
Akar (Root): Nilai, spiritualitas, integritas, dan karakter dasar.
Batang (Trunk): Pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi.
Buah (Fruit): Kinerja pelayanan nyata yang membawa kemaslahatan dan ketenangan bagi jemaah.
“SDM unggul tumbuh dari akar nilai yang kuat, bukan sekadar dari sistem administrasi yang rapi. Melayani jemaah adalah sebuah amanah yang membutuhkan empati serta profesionalisme,” tegas Dr. Amir dalam pemaparannya.
Sesi Utama (Sesi 3): Mengoptimalkan Profil THRP dan AI TreeHR.01 untuk Tim Pelayanan
Memasuki Sesi 3 yang menjadi fokus utama, Dr. Amir Tengku Ramly melanjutkan materi dengan topik “Tree HR Personality: Membaca Profil & Memetakan Tim Pelayanan” yang mengintegrasikan hasil asesmen digital THRP dan platform AI TreeHR.01.
Dalam pemaparannya, Dr. Amir menegaskan prinsip penting mengenai profil kepribadian:
“Personality bukan label atau vonis kompetensi, melainkan titik awal untuk refleksi, pertumbuhan, dan kolaborasi. Keputusan dan kualitas pelayanan akhir tetap berada di tangan manusia, sementara AI hadir sebagai pendukung insight.”
1. Empat Lensa Membaca Profil THRP
Untuk membaca kecenderungan perilaku petugas secara komprehensif, Dr. Amir memaparkan empat lensa utama:
Energi Interaksi (ILC–ELC): Memahami cara petugas berinteraksi dan memulihkan energi.
Temperamen: Memahami respons emosional dan cara menghadapi tekanan situasi di lapangan.
Pola Pikir (ST, SF, NT, NF): Cara memproses informasi dan mempertimbangkan keputusan.
VAK (Visual, Auditori, Kinestetik): Variasi dalam menyajikan pesan agar mudah dipahami jemaah.
2. Mengenal Kekuatan dan Titik Rawan Pelayanan
Melalui pemetaan profil, tim pelayanan dapat mengidentifikasi kelebihan sekaligus mengantisipasi potensi risiko komunikasi saat menghadapi jemaah dengan latar belakang yang beragam:
Cepat & Ekspresif: Unggul dalam memberikan pengarahan aktif, namun berisiko memotong pertanyaan jemaah.
Tenang & Suportif: Sangat baik dalam mendampingi, namun berisiko terlambat melakukan eskalasi masalah.
Detail & Sistematik: Menjamin akurasi informasi, namun berisiko terlalu teknis.
Ideatif & Adaptif: Cepat memberikan alternatif solusi, namun berisiko melewatkan prosedur standar.
3. Peran Platform AI TreeHR.01
Sesi ini juga membedah simulasi alur kerja AI TreeHR.01 (Assess → Analyze → Insight → Grow → Coach → Monitor). AI ini membantu merumuskan Mini Individual Development Plan (IDP) 30 hari untuk petugas—seperti latihan briefing ringkas 3 menit dan pemanfaatan checklist titik kumpul—guna meningkatkan efektivitas pengarahan jemaah.
4. Pemetaan Tim Berbasis Fungsi (Personality-Based Team Mapping)
Dr. Amir memperagakan studi kasus penanganan situasi darurat di lapangan, seperti jemaah lansia yang tertinggal bersamaan dengan komplain dari jemaah lain. Tim pelayanan dibagi berdasarkan fungsi saling melengkapi tanpa pelabelan permanen:
Pengarahan: Menyampaikan pesan yang jelas dan konsisten.
Pendampingan: Menunjukkan empati khusus pada kebutuhan jemaah lansia/rentan.
Koordinasi & Keluhan: Mengelola eskalasi, mendengarkan keluhan, dan mengambil keputusan berbasis fakta.
Penutup: Dari Asesmen Menuju Pelayanan Nyata
Rangkaian acara ditutup dengan penyusunan komitmen rencana aksi mandiri oleh para peserta. Dr. Amir Tengku Ramly merangkum inti dari seluruh rangkaian kegiatan dalam sebuah pesan penutup:
“Tree HR Personality membantu kita mengenal diri. AI TreeHR.01 mendukung proses pengembangan diri. Namun, kualitas pelayanan ditentukan oleh bagaimana nilai, kompetensi, dan perilaku diwujudkan dalam tindakan nyata untuk melayani jemaah.”
Redaktur : Rahmawati
Akses layanan melalui tautan berikut:
Link Tes Personality: https://personality-test.ypi-institute.org
Website Resmi YPI Institute: https://ypi-institute.org
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Admin YPI Institute (WhatsApp): 0895-0185-9718
